Dinas Pendidikan Kota Batam memastikan fokus pembangunan sektor pendidikan tahun 2026 diarahkan pada renovasi sekolah dan penambahan ruang kelas baru.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan Pemkot Batam belum mengalokasikan program renovasi sekolah melalui APBD tahun ini.

“Untuk revitalisasi tahun 2026 dari APBD kita tidak ada. Yang ada tahun ini yakni rehabilitasi sekolah kemudian ada pembangunan RKB,” ujarnya, Selasa, 19 Mei 2026.

Renovasi Fokus pada Fasilitas Sekolah Rusak

Hendri menjelaskan renovasi sekolah difokuskan pada perbaikan fasilitas bangunan yang mengalami kerusakan, seperti plafon, atap, dan bagian sekolah lainnya.

“Kalau rehab itu biasanya yang diperbaiki seperti plafon, atap dan bagian-bagian sekolah yang rusak itu kami perbaiki,” katanya.

Salah satu sekolah yang mendapat program rehabilitasi yakni SMP Negeri 61 Batam.

Selain rehabilitasi, Pemkot Batam juga membangun ruang kelas baru (RKB) untuk jenjang TK, SD, dan SMP guna menambah kapasitas belajar siswa.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi kekurangan ruang belajar di sejumlah wilayah dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi.

Sekolah Baru Dibangun di Botania dan Nongsa

Hendri menyebutkan pemerintah juga membangun unit sekolah baru pada tahun 2026 di kawasan yang mengalami kepadatan siswa.

Di kawasan Botania, Pemkot Batam membangun sekolah baru untuk tingkat SD dan SMP.

Sementara untuk jenjang TK, satu unit sekolah baru akan dibangun di Nongsa.

“Untuk unit sekolah baru ada di kawasan Botania, baik SD maupun SMP sama-sama kita bangun tahun ini. TK juga ada satu unit sekolah baru di Nongsa,” ujar Hendri.

Atasi Kekurangan Daya Tampung Siswa

Pembangunan sekolah baru tersebut diharapkan mampu mengurangi kekurangan daya tampung siswa, khususnya di kawasan Botania yang selama ini mengalami kepadatan peserta didik.

Menurut Hendri, sekolah baru yang sedang dibangun direncanakan mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2027.

“Ini untuk mengurangi kekurangan kebutuhan terutama di SD 009 yang di Botania itu. Namun karena pembangunan baru di tahun ini, direncanakan mulai menerima peserta didik baru pada tahun ajaran 2027,” katanya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *