Menjelang Idulfitri, tradisi mudik menjadi momen yang paling dinantikan masyarakat Indonesia, termasuk Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Setelah disibukkan dengan aktivitas sehari-hari, pulang ke kampung halaman menjadi kesempatan berharga untuk berkumpul bersama keluarga.
Namun di tengah persiapan perjalanan dan euforia Lebaran, banyak orang sering lupa memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan. Padahal, rumah kosong selama beberapa hari berisiko menimbulkan berbagai masalah jika tidak dipersiapkan dengan baik.
Melihat hal ini, Semen Merah Putih membagikan sejumlah tips sederhana agar rumah tetap aman selama mudik.
Head of Marketing Semen Merah Putih, Nyiayu Chairunnikma, mengatakan bahwa momen Ramadan dan Idulfitri seharusnya juga dimanfaatkan untuk meningkatkan perhatian terhadap kondisi rumah.
“Banyak keluarga fokus pada persiapan perjalanan dan oleh-oleh, padahal memastikan rumah tetap aman juga sangat penting. Dengan langkah sederhana, risiko yang tidak diinginkan bisa diminimalkan,” ujarnya.
1. Pastikan Rumah dalam Kondisi Aman
Sebelum berangkat, periksa seluruh pintu dan jendela untuk memastikan semuanya terkunci rapat. Cabut perangkat listrik yang tidak digunakan guna mencegah korsleting.
Selain itu, simpan barang berharga dan dokumen penting di tempat aman seperti brankas atau lokasi tersembunyi.
2. Buat Rumah Tetap Terlihat Berpenghuni
Rumah yang tampak kosong berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan. Untuk mengantisipasi hal ini, nyalakan lampu di beberapa area seperti teras atau ruang depan.
Penggunaan lampu dengan sensor cahaya (LDR) bisa menjadi solusi praktis karena dapat menyala otomatis saat malam hari.
3. Lakukan Pengawasan Selama Mudik
Pengawasan rumah tetap perlu dilakukan meski ditinggal. Salah satu cara paling sederhana adalah menitipkan rumah kepada tetangga atau petugas keamanan lingkungan.
Selain itu, manfaatkan teknologi seperti kamera pengawas (CCTV) untuk memantau kondisi rumah dari jarak jauh melalui ponsel. Pilih perangkat dengan resolusi minimal Full HD (1080p), dilengkapi fitur night vision, serta motion detection yang mampu memberikan notifikasi saat ada aktivitas mencurigakan.
Penyimpanan berbasis cloud juga disarankan agar rekaman tetap aman, meskipun perangkat mengalami kerusakan.
Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko gangguan keamanan dapat ditekan sehingga pemilik rumah bisa menjalani perjalanan mudik dengan lebih tenang.
Nyiayu menambahkan, rumah yang aman akan memberikan ketenangan selama perjalanan dan memungkinkan keluarga menikmati momen Lebaran dengan lebih nyaman.
“Pada akhirnya, mudik adalah tentang kebersamaan. Jika rumah sudah dipersiapkan dengan baik, masyarakat bisa menikmati momen Lebaran tanpa rasa khawatir,” tutupnya. ***
